Melalui JeSU dan Pemerintah, Jepang Akan Bangun eSports Lebih Maju di Tahun 2019

Japan eSports Union (JeSu) for Japan eSports

Setelah pembentukan Japan eSports Union (JeSU) tahun lalu, pemerintah Jepang berupaya untuk membangun ekosistem eSports lebih berkembang di negaranya.

Hal tersebut telah dicanangkan oleh Gubernur Tokyo, Yuriko Koike. Dia mengalokasikan dana sebesar 50 juta Yen (hampir mendekati 6,5 milyar Rupiah) dari anggaran fiskal tahun 2019 untuk penyelenggaraan event eSports yang berdurasi selama dua hari sebagai upaya mempromosikan industri game dan anime yang telah menjadi ciri khas negara matahari terbit.

Selama ini, Jepang telah dikenal sebagai negara asal atlete eSports terbaik dari game genre fighting berkat banyaknya game arcade yang diluncurkan dan pengaruh budaya mereka.

Japan Arcade eSports | JeSU

Namun, karena tidak didukung infrastruktur yang memadai membuat perkembangan eSports di negara ini terkesan jalan di tempat.

Maka karena itu, dengan dibentuknya JeSU kini pelaksanaan kegiatan eSports lebih mampu menjangkau berbagai perfektur yang ada di Jepang.

Jika kegiatan eSports lebih maju maka akan terbangun kompetisi eSports yang berjenjang serta berkesinambungan.

Japan eSports Competition

“Popularitas esports telah berkembang dari setahun lalu sampai tahun ini, dan kami akan mendorongnya agar sampai ke tahapan baru di tahun yang akan datang, Kami merasa dengan meningkatkan upaya pengenalan eSports akan menjadi salah satu langkah pendekatan ke International Olympic Committee atau Japanese Olympic Committee.”


Ungkap Hideki Okamura, selaku Chairman JeSU.

Dengan adanya sinergi baik antara pihak organisasi penanggung jawab eSports pada badan organisasi Japan eSports Union, dan pemerintah Jepang yang diwakili oleh pemerintah setempat di Tokyo, maka penyelenggaraan event eSports di Jepang bakal kian terjamin dan berpotensi memunculkan bakat-bakat serta semangat eSports yang baru dari negara Jepang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…